Penyebab :
1. Keluar mani disertai syahwat di waktu tidur atau di saat berjaga.
Hal itu berdasarkan hadist Ummu Salamah bahwa Ummu Salah berkata : “Ya Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak merasa malu thadap kebenaran. Apakah wanita wajib mandi bila ia mimpi?. Nabi menjawab , “ Ya, bila ia melihat mani .” Kemudian Ummi Salamah bertanya, Apakah wanita brmimpi?” Nabi menjawab, Celakalah kamu, dengan apa kalau begitu anaknya menyerupainya? (H.R. Bukhari dan Muslim)
2. Bertemu kemaluan yaitu masuknya kepala zakar dalam kemaluan wanita, meskipun tidak mengerluarkan mani.
3. Berhenti dari haid dan nifas, sesuai dengan hadist Rasullulah Saw, yang diriwayatkan Aisyah , “ Maka apabila datang haid, tinggalkan salat. Dan apabila berheti, mandi dan salatlah”.
4. Kematian, apabila orang muslim mati, kaum muslimin lainnya wajib memandikannya.
5. Orang kafir ketika masuk Islam wajib mandi dan shalat 2 rakaat.
Cara mandi :
1. Niat
2. Membersihkan kemaluan, membersihkan sela2 seluruh badan.
3. Wudhu
4. Menyiram rambut dan seluruh badan
Dari Aisyah bahwa seorang wanita Ashar bertanya kpd Nabi, tentang mandi haid. Nabi Saw mengajarinya cara mandi. Beliau berkata, Ambilah kapas yang diolesi misik lalu besucilah dengannya. Wanita itu bertanya, Bagaimana aku bersuci dengan kapas itu ?. Nabi Saw menjawab, Subhanallah , bersucilah dengan kapas. Kmd aku menariknya lalu kujulaskan, Gosoklah bekas darah itu dengan kapas.”(H.R Jama’ah, kecuali Tirmidzi).
Hadist tsb perintah untuk mengolesi minyak wangi (misik) pd bekas tempat keluarnya darah dengan kapas. Tujuannya ialah membersihkan t4 &mnghindari bau busuk & yg disunnahkan olh ahli fiqh.
1. Keluar mani disertai syahwat di waktu tidur atau di saat berjaga.
Hal itu berdasarkan hadist Ummu Salamah bahwa Ummu Salah berkata : “Ya Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak merasa malu thadap kebenaran. Apakah wanita wajib mandi bila ia mimpi?. Nabi menjawab , “ Ya, bila ia melihat mani .” Kemudian Ummi Salamah bertanya, Apakah wanita brmimpi?” Nabi menjawab, Celakalah kamu, dengan apa kalau begitu anaknya menyerupainya? (H.R. Bukhari dan Muslim)
2. Bertemu kemaluan yaitu masuknya kepala zakar dalam kemaluan wanita, meskipun tidak mengerluarkan mani.
3. Berhenti dari haid dan nifas, sesuai dengan hadist Rasullulah Saw, yang diriwayatkan Aisyah , “ Maka apabila datang haid, tinggalkan salat. Dan apabila berheti, mandi dan salatlah”.
4. Kematian, apabila orang muslim mati, kaum muslimin lainnya wajib memandikannya.
5. Orang kafir ketika masuk Islam wajib mandi dan shalat 2 rakaat.
Cara mandi :
1. Niat
2. Membersihkan kemaluan, membersihkan sela2 seluruh badan.
3. Wudhu
4. Menyiram rambut dan seluruh badan
Dari Aisyah bahwa seorang wanita Ashar bertanya kpd Nabi, tentang mandi haid. Nabi Saw mengajarinya cara mandi. Beliau berkata, Ambilah kapas yang diolesi misik lalu besucilah dengannya. Wanita itu bertanya, Bagaimana aku bersuci dengan kapas itu ?. Nabi Saw menjawab, Subhanallah , bersucilah dengan kapas. Kmd aku menariknya lalu kujulaskan, Gosoklah bekas darah itu dengan kapas.”(H.R Jama’ah, kecuali Tirmidzi).
Hadist tsb perintah untuk mengolesi minyak wangi (misik) pd bekas tempat keluarnya darah dengan kapas. Tujuannya ialah membersihkan t4 &mnghindari bau busuk & yg disunnahkan olh ahli fiqh.


Posting Komentar